SOTWARE PENGINTAI

Jumat, 13 Agustus 2010

http://www.enterupload.com/gfk6trstim8j/desktop-spy-agent.zip.html
http://www.enterupload.com/c5z43notc0la/detective.exe.html
http://www.enterupload.com/b36d0ae0tg0a/familykeylogger.zip.html
http://www.enterupload.com/l2dy5s0vyujp/internet_spy.rar.html
http://www.enterupload.com/jm50ufawlxan/telephone-spy.rar.html

AddThis Social Bookmark Button


PSPS Pekanbaru Pertahankan Pelatih Gurning

Sabtu, 08 Mei 2010

PSPS Pekanbaru Pertahankan Pelatih Gurning

VIVAnews - Hasil positif yang diperoleh Abdul Rachman Gurning bersama PSPS Pekanbaru sebagai pendatang baru kontestan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2020 berbuah manis. Manajemen tim Askar Bertuah langsung memperpanjang kontrak Gurning.

Mantan pemain PSMS Medan ini dipastikan menangani PSPS musim depan walau kompetisi musim ini belum berakhir. "Secara lisan manajemen PSPS sudah memberitahukannya. Saya juga sudah diminta memburu pemain yang dibutuhkan sejak sekarang. Namun detailnya seperti apa, mungkin baru bisa dipastikan setelah kompetisi berakhir,” terang Gurning pada GOSport.

Gurning juga belum mau bicara nilai nominal yang akan ia minta. Sama halnya pemain-pemain yang ia inginkan pada musim mendatang.

Namun, mantan pembesut Persitara Jakarta Utara ini memberikan catatan buruk kepada beberapa pemain asing, seperti bomber Herman Dzumafo Epandi dan bek tengah Banaken Bosseken. Sepanjang Liga Super, Gurning menilai Dzumafo tak disiplin dalam menjaga kondisi.

“Ia mulai sulit diatur setelah berumah tangga. Latihan seenaknya sendiri sehingga berat badannya terus naik. Akibatnya, pergerakan Dzumafo jadi lamban. Saya juga sudah sering kasih nasihat, tapi belum ada perubahan. Tetapi, tidak mungkin kontraknya diberhentikan di tengah jalan,” aku Gurning.

Sementara itu, Banaken tidak disiplin dalam bermain maupun di luar lapangan. Banaken, sebut Gurning, sering melakukan blunder dan absen dalam latihan hingga didenda.

Lepas Pemain

Manajer tim PSPS, Dastrayani menyebutkan, dengan berada di posisi 5 Besar ISL, sudah cukup bagi manajemen untuk memperpanjang masa kontrak Gurning. Promosi ke Liga Super merupakan prestasi lainnya dari Gurning, selama menukangi PSPS.

Ia juga menyebutkan ada sekitar 15 pemain yang akan dilepas pada musim mendatang. Pemain yang berusia di atas kepala tiga, jadi sasaran pencoretan terkecuali ada garansi dari pelatih.

Namun, syarat itu tak berlaku kepada Rusdianto karena sumbangsihnya sebagai gelandang bertahan selama ini sangat positif. Pemain asal PSMS Medan ini juga dikenal punya disiplin tinggi.

Ada pun pemain yang dicoret di antaranya gelandang Agus Rianto, Andhika Yudhistira dan Tarjaki Lubis. Agus Rianto dan Tarjaki akan diberikan tugas sebagai pelatih PSPS U-21, sedangkan Andhika sumbangsihnya sangat minim.

Mengenai pemain asing (4), kata Dastrayani, semuanya akan dipertahankan. Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Gurning, ia mengaku tidak tahu karena belum pernah dibicarakan. (one)

Laporan: Daniel Siahaan/GOSport

AddThis Social Bookmark Button


PSPS Pekanbaru Cukur PSM 3-0

PSPS Pekanbaru Cukur PSM 3-0


Pekanbaru (ANTARA News) - PSPS Pekanbaru kembali memperlihatkan ketajamannya ketika mencukur PSM Makasar dengan skor 3-0 dalam pertandingan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2009/2010 di Stadion Kaharudin Nasution, Pekanbaru, Selasa.

Ketiga gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh M Isnaini pada menit ke-12 memanfaatkan blunder pemain bertahan PSM, Faturrahman dengan tendangan "first time" ke arah gawang.

Sedangkan dua gol lagi diborong gelandang yang jarang dimainkan menjadi starter PSPS, Putut Waringin Jati masing-masing di ke-34 dan pada menit ke-38 babak babak pertama.

Gol Putut yang menjadi starter pada pertandingan itu yang menggantikan posisi pilar PSPS, Ade Chandra Kirana karena harus menjalani operasi lutut kanan itu tercipta melalui sundulan kepala memanfaatkan umpanan dari April Hadi.

Empat menit berselang mantan pemain PSMS Medan itu kembali membuktikan kalau dirinya sebagai pemain yang masih diperhitungkan dengan menambah pundi gol berawal dari tendangan bebas Dzumafo Herman yang tidak mampu diantisipasi kiper PSM, Syamsidar setelah menerima umpan matang dari Isnani di dalam kotak penalti.

Sejak wasit meniup peluit dimulainya babak pertama, tim besutan Abdurrahman Gurning itu terlihat begitu mendominasi jalannya pertandingan melalui permainan yang mengandalkan kolektifitas sehingga PSPS bisa unggul telak hingga istirahat turun minum.

Memasuki babak kedua, pemain tim tamu yang kini dilatih oleh mantan pemain PSMS Medan, Tumpak Uli Sihite memperagakan permainan yang keras dan menjurus kasar terhadap pasukan "Askar Bertuah".

Sehingga tak jarang Mardi, wasit asal Purwakarta terpaksa meniup peluitnya tak sedikitnya tiga pemain asing PSM masing-masing Joo Ki Hwan, Park Jung Hwan dan Luis Pena dihadiahi kartu kuning.

Namun dengan penampilan keras yang menjurus kasar itu, tim "Juku Eja" tersebut mampu memberikan perlawanan bagi tim tuah rumah dan merepotkan barisan pertahanan PSPS yang dikawal Deddy Gusmawan dan kawan-kawan.

Tercatat beberapa kali kiper PSPS, Dede Sulaiman terpaksa melakukan penyelamatan gemilang dari uji coba tendangan jarak jauh yang dilakukan pemain PSM baik melalui Park Jung Hwan dan Diva Tarkas.

Tetapi hingga babak kedua berakhir, skor 3-0 bagi kemenangan tim tuan rumah tidak berubah.

Sususnan pemain

PSPS; Dede Sulaiman, Danil Junaidi, Deddy Gusmawan, Banaken Bassoken, Agus Cima/Septi Hadi, Rusdianto, Putut Waringin Jati/M Zahrul Azhar, April Hadi, Josh James Maguire, M Isnaini dan Dzumafo Herman.

PSM; Syamsidar/M Rahman, Adnan Buyung, Faturahman, Fandy Edi, Joo Ki Hwan, Luis Pena (KK), Diva Tarkas, Syamsul Hairuddin/Rahmat, Adrian Samsul/Park Jung Hwan (KK), Shin Hyu Joon dan Osvaldo Moreno.(Ant/R009)

AddThis Social Bookmark Button


Gurning Kalahkan Tiga Pelatih Persebaya

Rabu, 31 Maret 2010

SURABAYA-Pelatih PSPS Pekanbaru, Abdul Rahman Gurning, ibarat momok menakutkan bagi Persebaya Surabaya. Selama kurun waktu kurang dari satu tahun, mantan pelatih Persitara Jakarta Utara itu, telah mengalahkan tiga pelatih ternama yang membesut Persebaya.
Selama hampir dua musim mengarsiteki PSPS, Gurning telah tiga kali mengalahkan Persebaya. Di tiga kali kemenangan itu, Persebaya diarsiteki pelatih yang berbeda-beda. ”Saya hanya mengintruksikan pemain agar bermain sederhana saja, dan tetap fokus selama pertandingan,” kata Gurning.
Kemenangan pertama diraih ketika kedua tim masih sama-sama berada di divisi utama. Saat itu, tim asal kota Pahlawan diarsiteki Arcan Iurie (saat ini melatih Semen Padang). Pada perebutan tempat ketiga divisi utama, Gurning berhasil menggelontor Persebaya dengan skor telak 5-1 di Samarinda, dan membawa PSPS promosi ke ISL. Padahal ketika itu, Persebaya menjadi favorit terkuat untuk mengalahkan PSPS.
Kemenangan kedua didapat Gurning di putaran pertama lalu, dengan skor yang juga menyakinkan, 4-1 di Pekanbaru. Ketika itu, Persebaya masih dilatih Danurwindo.
Jika melihat perbandingan kualitas kedua pelatih ini, tentu sangat jauh berbeda. Danur-sapaan akrab Danurwindo-, adalah mantan pelatih Timnas dan juga instruktur kepelatihan lisensi A. Sedangkan Gurning, tidak termasuk dalam jajaran pelatih ternama di Indonesia. Prestasi terbaiknya, mengangkat PSPS promosi ke ISL musim ini.
Kemenangan ketiga, meski hanya menang 1-0, Rabu (31/3), kemenangan itu menjadi sangat berarti, karena didapat di Stadion Gelora 10 Nopember Surabaya, markas Persebaya yang konon angker untuk lawan-lawannya.
Perlu diingat, di kemenangan ketiga kemarin, Gurning telah mengalahkan Persebaya yang kali ini ditangani, Rudy William Keeltjes. “Saya puas dengan kemenangan ini. Karena kemenangan ini diraih di kandang Persebaya. Dengan hasil ini menunjukkan, permainan kami tertuju pada tren yang positif,“ tambahnya. ook

AddThis Social Bookmark Button


PSPS VS PERSEBAYA



KOMPAS.com - Persebaya Surabaya mematok poin penuh saat akan menjamu PSPS Pekanbaru pada laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) yang akan digelar besok, Rabu (31/3/2010) di Stadion 10 Nopember Tambak Sari Surabaya. Bermain di kandang sendiri, membuat tim berjuluk Bajul Ijo ini yakin meraih tiga poin. Pasalnya, tim dibawah asuhan Rudy William Keltjees ini bisa memanfaatkan dukungan 'Bonek' suporter setianya.

Namun, saat akan bertemu PSPS ini, Persebaya juga memiliki catatan buruk. Dari dua pertandingan terakhir, mereka selalu kalah, bahkan Bajul Ijo semapt takluk dengan skor 4-1 saat bertanding di Stadion Rumbai, kandang PSPS. Meski catatan sejarah masih berpihak ke lawan, tapi Rudy tetap optimistis tiga poin mampu diraih di laga kandang esok.

"Kami harus bisa memenangkan laga lawan PSPS ini, karena ini juga akan menjadi motivasi kami saat akan menjamu Persija Jakarta, 3 April mendatang," ujar Rudy saat dikonfirmasi, Selasa (30/3/2010).

Saat menjamu PSPS esok, 'Bajul Ijo' juga tak bisa menurunkan striker lokal Andi Oddang. "Kondisi Oddang yang belum 100 persen fit. Jadi, saya belum bisa menurunkannya saat menjamu PSPS," kata dia.

Sebagai gantinya, ia akan menurunkan duet striker asing, Patricio Morales dan John Tarkpor. Untuk posisi penjaga gawang dipercayakan pada Syaifudin. Tiga pemain belakangnya yang akan diturunkan adalah Djayusman Triasdi, Juan Marcelo dan Nugroho Mardiyanto. Sedangkan untuk pemain tengah, Rudy mempercayakan pada Anang Ma'ruf, Mat Halil, Wijay, Taufiq dan Lucky Wahyu.

Saat ini, Persebaya masih tertatih-tatih menduduki peringkat 14 klasemen sementara ISL dengan 29 poin. Apalagi tambahan tiga poin lawan PSPS dapat mengangkat Persebaya ke peringkat 12.

AddThis Social Bookmark Button


 

Design by Amanda @ Blogger Buster