PSPS Pekanbaru Pertahankan Pelatih Gurning

VIVAnews - Hasil positif yang diperoleh Abdul Rachman Gurning bersama PSPS Pekanbaru sebagai pendatang baru kontestan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2020 berbuah manis. Manajemen tim Askar Bertuah langsung memperpanjang kontrak Gurning.
Mantan pemain PSMS Medan ini dipastikan menangani PSPS musim depan walau kompetisi musim ini belum berakhir. "Secara lisan manajemen PSPS sudah memberitahukannya. Saya juga sudah diminta memburu pemain yang dibutuhkan sejak sekarang. Namun detailnya seperti apa, mungkin baru bisa dipastikan setelah kompetisi berakhir,” terang Gurning pada GOSport.
Gurning juga belum mau bicara nilai nominal yang akan ia minta. Sama halnya pemain-pemain yang ia inginkan pada musim mendatang.
Namun, mantan pembesut Persitara Jakarta Utara ini memberikan catatan buruk kepada beberapa pemain asing, seperti bomber Herman Dzumafo Epandi dan bek tengah Banaken Bosseken. Sepanjang Liga Super, Gurning menilai Dzumafo tak disiplin dalam menjaga kondisi.
“Ia mulai sulit diatur setelah berumah tangga. Latihan seenaknya sendiri sehingga berat badannya terus naik. Akibatnya, pergerakan Dzumafo jadi lamban. Saya juga sudah sering kasih nasihat, tapi belum ada perubahan. Tetapi, tidak mungkin kontraknya diberhentikan di tengah jalan,” aku Gurning.
Sementara itu, Banaken tidak disiplin dalam bermain maupun di luar lapangan. Banaken, sebut Gurning, sering melakukan blunder dan absen dalam latihan hingga didenda.
Lepas Pemain
Manajer tim PSPS, Dastrayani menyebutkan, dengan berada di posisi 5 Besar ISL, sudah cukup bagi manajemen untuk memperpanjang masa kontrak Gurning. Promosi ke Liga Super merupakan prestasi lainnya dari Gurning, selama menukangi PSPS.
Ia juga menyebutkan ada sekitar 15 pemain yang akan dilepas pada musim mendatang. Pemain yang berusia di atas kepala tiga, jadi sasaran pencoretan terkecuali ada garansi dari pelatih.
Namun, syarat itu tak berlaku kepada Rusdianto karena sumbangsihnya sebagai gelandang bertahan selama ini sangat positif. Pemain asal PSMS Medan ini juga dikenal punya disiplin tinggi.
Ada pun pemain yang dicoret di antaranya gelandang Agus Rianto, Andhika Yudhistira dan Tarjaki Lubis. Agus Rianto dan Tarjaki akan diberikan tugas sebagai pelatih PSPS U-21, sedangkan Andhika sumbangsihnya sangat minim.
Mengenai pemain asing (4), kata Dastrayani, semuanya akan dipertahankan. Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Gurning, ia mengaku tidak tahu karena belum pernah dibicarakan. (one)
Laporan: Daniel Siahaan/GOSport